Pilkada Murah dan Demokratis

Oleh Veri Junaidi

Selasa, 7 September 2010
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kembali mewacanakan pemilihan gubernur oleh DPRD Provinsi. Wacana ini akan dituangkan dalam Revisi UU 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah dan akan segera dibahas di DPR. Menurut Gamawan, reformasi mekanisme pemilihan gubernur dan wakil gubernur mutlak dilakukan, mengingat besarnya anggaran pemilihan kepala daerah (pilkada). Sebagai contoh, pemilihan 244 kepala dan wakil kepala daerah untuk tahun 2010 telah menghabiskan anggaran mencapai Rp 3,5 triliun.
Memang, permasalahan anggaran bukan satu-satunya argumentasi untuk menarik hak rakyat dalam pemilihan gubernur. Beberapa argumentasi dimunculkan, pertama, dalam desain otonomi daerah, gubernur dianggap tidak memiliki kewenangan strategis dalam pembangunan daerah. Basis otonomi justru dijalankan pemerintah kabupaten atau kota, sehingga kewenangan riil berada di tangan bupati atau wali kota.
Oleh karena itu, pemilihan gubernur langsung dipandang tidak efektif dan merupakan sebuah kesia-siaan belaka. Antara hasil dan biaya yang dikeluarkan untuk sebuah penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) justru tidak sebanding.
Kedua, wacana pemilihan gubernur oleh DPRD Provinsi tidaklah melanggar konstitusi. Sebab, ketentuan Pasal 18 ayat (4) UUD 1945 tidak secara eksplisit memerintahkan pemilihan secara langsung.
Namun, ada sesuatu yang mengganjal dari argumentasi pemilihan gubernur oleh DPRD. Berlindung di balik efisiensi anggaran, justru mengabaikan hak-hak rakyat dalam menentukan pemimpinnya. Benarkah tidak ada jalan lain untuk efisiensi anggaran, hingga harus mengesampingkan nilai-nilai demokrasi? Konstitusionalkah mekanisme pemilihan gubernur oleh DPRD provinsi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s