Sinyal Kuat KLB Demokrat

Update Media, 11 Maret 2013

Akhirnya sinyal kuat Kongres Luar Biasa (KLB) muncul dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sinyal dari SBY itu disampaikan kepada Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Jero Wacik, agar segera menyiapkan KLB, Kompas (11/3).

Soal waktu memang belum ditentukan tapi bisa dipastikan akan diselenggarakan sebelum 9 April 2013. Sebagai informasi, proses pendaftaran bakal calon anggota legislatif ke KPU akan dimulai sejak 9 April hingga 16 April 2013.

Sebagaimana analisis di artikel-artikel sebelumnya (baca: Tinta Emas Ketum Demokrat dan KLB Suatu Keharusan), pelaksanaan KLB ini diperlukan bagi Demokrat untuk mengonsolidasikan kader. Menjawab kondisi terkini, diperlukan untuk mencegah sengketa pemilu dalam pencalonan anggota legislatif, akibat simpang siur kewenangan menandatangani daftar bakal calon anggota DPR RI. Namun lagi-lagi, SBY tidak akan semudah itu menyelenggarakan KLB sebelum yakin bisa mengendalikan pengurus-pengurus daerah.

Mengenai calon ketua umum, Marzuki Alie sepertinya cukup berambisi untuk mencalonkan diri. Bahkan Marzuki mengklaim sudah mengantongi banyak dukungan dari pengurus daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Dukungan juga diklaim datang dari Sumatera dan Indonesia Timur. Tapi melihat gelagatnya, sepertinya Marzuki tidak cocok untuk ditunjuk sebagai ketua umum. Pernyataan resminya hari ini, Marzuki tidak akan mengundurkan diri sebagai Ketua DPR RI. Itu berarti rangkap jabatan sebagai ketua umum dan Ketua DPR RI akan dilakoni Marzuki.

Melihat gelagat itu, Demokrat mesti mempertimbangkan masak-masak untuk memilih Marzuki sebagai ketua umum. Demokrat memerlukan figur yang mampu bekerja secara totalitas untuk menyelamatkan Demokrat dari keterpurukan. Tingkat elektabilitas yang terus menurun hingga kepengurusan yang sempat terkoyak mesti segera disatukan. Bahkan persoalan yang cukup dekat dihadapi Demokrat adalah soal pencalonan anggota DPR. Hingga sekarang saja, Demokrat belum menyelesaikan penyusunan daftar caleg sementara (DCS).

Melihat kondisi yang dihadapi Demokrat, ketua umum mesti bekerja terfokus untuk menyelematkan partai. Pekerjaan ini tidak bisa dilakukan sambil lalu dan siapapun itu tidak mungkin membelah perhatiannya dengan tugas lainnya. Apalagi itu terkait dengan tugas negara seperti Marzuki sekarang. Marzuki mesti fokus dan memilih, mau mengelola partai Demokrat atau mengelola DPR yang masalahnya juga tak kunjung usai.

Pilihan konyol jika Demokrat baik kepengurusan tingkat pusat hingga daerah, memilih Marzuki sebagai ketua umum. Jelas-jelas dia ingin menduakan Demokrat.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s